LAPORAN PRAKTIKUM ARRAY

LAPORAN PRAKTIKUM
MATA KULIAH PEMROGRAMAN PASCAL
ARRAY


                             NAMA                             : WIRO YULIANDA
                             PROGRAM STUDI           :MANAJEMEN INFORMATIKA
                                                FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI



ARRAY
  Ø   Tujuan

1. Menjelaskan tentang array berdimensi satu
2. Menjelaskan tentang array berdimensi dua
3. Menjelaskan tentang array berdimensi banyak


  Ø   DASAR TEORI

Dalam beberapa literatur, array sering disebut (diterjemahkan) sebagai larik. Array
adalah kumpulan dari nilai-nilai data bertipe sama dalam urutan tertentu yang
menggunakan sebuah nama yang sama. Nilai-nilai data di suatu array disebut dengan
elemen-elemen array. Letak urutan dari elemen-elemen array ditunjukkan oleh suatu
subscript atau indeks.
Array bisa berupa array berdimensi satu, dua, tiga atau lebih. Array berdimensi
satu (one-dimensional array) mewakili bentuk suatu vektor. Array berdimensi dua (twodimensional
array) mewakili bentuk dari suatu matriks atau table. Array berdimensi tiga
(three-dimensional array) mewakili bentuk suatu ruang.
ARRAY BERDIMENSI SATU
Suatu array berdimensi satu dideklarasikan dalam bentuk umum berupa :
dengan :
�� tipe_data : untuk menyatakan tipe dari elemen array, misalnya int, char, float.
�� nama_var : nama variabel array
�� ukuran : untuk menyatakan jumlah maksimal elemen array.
tipe_data nama_var[ukuran];
Contoh pendeklarasian array :
float nilai_tes[5];
menyatakan bahwa array nilai_tes mengandung 5 elemen bertipe float.
Mengakses Elemen Array Berdimensi Satu
Pada C, data array akan disimpan dalam memori yang berurutan. Elemen pertama
mempunyai indeks bernilai 0. Jika variabel nilai_tes dideklarasikan sebagai array dengan
5 elemen, maka elemen pertama memiliki indeks sama dengan 0, dan elemen terakhir
memiliki indeks 4. Bentuk umum pengaksesan array adalah sbb :
sehingga, untuk array nilai_tes, maka :
nilai_tes[0] �� elemen pertama dari nilai_tes
nilai_tes[4] �� elemen ke-5 dari nilai_tes
Contoh :
nilai_tes[0] = 70;
scanf(“%f”, &nilai_tes[2]);
Contoh pertama merupakan pemberian nilai 70 ke nilai_tes[0]. Sedangkan contoh 2
merupakan perintah untuk membaca data bilangan dari keyboard dan diberikan ke
nilai_tes[2]. Pada contoh 2 ini
&nilai_tes[2]
berarti “alamat dari nilai_tes[2]”. Perlu diingat bahwa scanf() memerlukan argumen
berupa alamat dari variabel yang digunakan untuk menyimpan nilai masukan.
Inisialisasi Array Berdimensi Satu
Sebuah array dapat diinisialisasi sekaligus pada saat dideklarasikan. Untuk
mendeklarasikan array, nilai-nilai yang diinisialisasikan dituliskan di antara kurung
kurawal ({}) yang dipisahkan dengan koma.
int jum_hari[12] =
{31, 28, 31, 30, 31, 30, 31, 31, 30, 31, 30, 31};
nama_var[indeks]
Beberapa Variasi dalam Mendeklarasikan Array
Ada beberapa variasi cara mendeklarasikan sebuah array (dalam hal ini yang
berdimensi satu), di antaranya adalah sebagai berikut :
�� int numbers[10];
�� int numbers[10] = {34, 27, 16};
�� int numbers[] = {2, -3, 45, 79, -14, 5, 9, 28, -1, 0};
�� char text[] = "Welcome to New Zealand.";
�� float radix[12] = {134.362, 1913.248};
�� double radians[1000];
ARRAY BERDIMENSI DUA
Array berdimensi satu dapat disimpan pada sebuah array berdimensi dua.
Pendeklarasian array berdimensi dua adalah sebagai berikut :
int data_lulus[4][3];
Nilai 4 untuk menyatakan banyaknya baris dan 3 menyatakan banyaknya kolom. Gambar
10.1 memberikan ilustrasi untuk memudahkan pemahaman tentang array berdimensi dua.
80 540 1032
15 83 301
8 12 15
10 129 257
int data_lulus[4][3];
Gambar 10.1 Array berdimensi dua
Sama halnya pada array berdimensi satu, data array aka ditempatkan pada memori
yang berurutan. Perhatikan Gambar 10.2.
80 540 1032 15 83 301 80
Gambar 10.2 Model penyimpanan array dimensi dua pada memori
0 1 2
0
1
2
3
indeks kedua
(kolom)
indeks pertama
(baris)
Mengakses Elemen Array Berdimensi Dua
Array seperti data_lulus dapat diakses dalam bentuk data_lulus[indeks pertama, indeks
kedua] :
(1) data_lulus[0][1] = 540;
merupakan instruksi untuk memberikan nilai 540 ke array data_lulus untuk indeks
pertama = 0 dan indeks kedua bernilai 1.
(2) printf(“%d”,data_lulus[2][0]);
merupakan perintah untuk menampilkan elemen yang memiliki indeks pertama = 2 dan
indeks kedua = 0.
Perhatikan contoh potongan program di bawah ini.
/* Memberikan data ke array */
data_lulus[0][0] = 80;
data_lulus[0][1] = 540;
data_lulus[0][2] = 1032;
INT HURUF_A[8][8] =
{ 0, 1, 1, 1, 1, 1, 0, 0 } ,
{ 0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0 } ,
{ 0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0 } ,
{ 1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 0 } ,
{ 1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 } ,
{ 1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 } ,
{ 1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 } ,
{ 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0 };
atau bisa juga ditulis sebagai berikut :
int huruf_A[8][8] =
{ 0, 1, 1, 1, 1, 1, 0, 0,
0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0,
0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0,
1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 0,
1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0,
1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0,
1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0,
0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0};
Array Berdimensi Banyak.
C memungkinkan untuk membuat array yang dimensinya lebih dari dua. Bentuk
umum pendeklarasian array berdimensi banyak :
tipe nama_var[ukuran 1][ukuran2}…[ukuranN];
sebagai contoh :
int data_huruf[2][8][8];
merupakan pendeklarasian array data_huruf sebagai array berdimensi tiga.
Sama halnya dengan array berdimensi satu atau dua, array berdimensi banyak juga
bisa diinisialisasi. Contoh inisialisasi array berdimensi tiga :
int data_huruf [2][8][8] =
{ { { 0, 1, 1, 1, 1, 1, 0, 0 } ,
{ 0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0 } ,
{ 0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0 } ,
{ 1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 0 } ,
{ 1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 } ,
{ 1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 } ,
{ 1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 } ,
{ 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0 },
{ {1, 1, 1, 1, 1, 1, 0, 0 } ,
{1, 0, 0, 0, 0, 1, 0, 0 } ,
{1, 0, 0, 0, 0, 1, 0, 0 } ,
{1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 0 } ,
{1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 } ,
{1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 } ,
{1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 0 } ,
{0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0 };
atau bisa juga ditulis menjadi
int data_huruf [2][8][8] =
0, 1, 1, 1, 1, 1, 0, 0,
0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0,
0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0,
1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 0,
1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0,
1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0,
1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0,
0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0,
1, 1, 1, 1, 1, 1, 0, 0,
1, 0, 0, 0, 0, 1, 0, 0,
1, 0, 0, 0, 0, 1, 0, 0,
1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 0,
1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0,
1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0,
1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 0,
0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0

int i, j, k;
int data_huruf[2][8][8] =
{{ 0, 1, 1, 1, 1, 1, 0, 0 },
{ 0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0 },
{ 0, 1, 0, 0, 0, 1, 0, 0 },
{ 1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 0 },
{ 1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 },
{ 1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 },
{ 1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 },
{ 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0 },
{{1, 1, 1, 1, 1, 1, 0, 0 },
{1, 0, 0, 0, 0, 1, 0, 0 },
{1, 0, 0, 0, 0, 1, 0, 0 },
{1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 0 },
{1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 },
{1, 1, 0, 0, 0, 0, 1, 0 },
{1, 1, 1, 1, 1, 1, 1, 0 },
{0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0 };







  Ø  HASIL PRATIKUM
Gambar program akses Array
Input
Output



  Ø  KESIMPULAN
teori dan hasil Praktikum yang telah dipraktekkan seperti yang diatas, bahwa diciptakannya pascal bertujuan untuk membuat program array tersebut akan menjadi panduan dan pedoman dalam setiap pembuatan program yang kita inginkan. Jadi, pada dasarnya pemograman pascal sangat berguna dalam setiap program yang akan kita buat/jalankan. Array adalah kumpulan dari nilai-nilai data bertipe sama dalam urutan tertentu yangmenggunakan sebuah nama yang sama. Nilai-nilai data di suatu array disebut dengan elemen-elemen array.aray juga mempunyai beberapa elemen yaitu
1. Array berdimensi satu (one-dimensional array) mewakili bentuk suatu
2. Array berdemensi dua (twodimensionalarray) mewakili bentuk dari suatu matriks atau table
3.Array berdemensi tiga(three-dimensional array) mewakili bentuk suatu ruang.




0 Response to "LAPORAN PRAKTIKUM ARRAY"

Post a Comment